Tidur cepat tidak menjamin bangun cepat.
tidur cepat, bisa jadi bangunnya lama.
tidur lama tidak menjamin bangun lama.
mimpi yg kembali terwujudkan dengan rokok di
sela-sela jari ini.
midnight yg dingin, di hangatkan oleh sebatang
rokok yg larut dlm hisapan terakhir.
entah kenapa? beban pikiran sirna sudah di kala
hisapan terakhir menghapus semua.
ku tatap rokok ini, dan ku berkata "hanya
kaulah yg membuat hidup ini tenang".
tangan ini bergetar, mngetahui tinggal
menyisahkan puntung *hati yg gelisah*.
sejenak ku renungkan, "apakah ini sebagai
malam perpisahan bagi kita???" #rokok.
rasa gembira kembali, ketika Rokok ada di sela
jari, yg sebelumnya kau membuat ku jengkel akan rayuan mu.
sayangnya, secangkir kopi tak menemani Rokok
ini di malam yg dingin.
entah kenapa, asap yg keluar
dri mulutku berbntuk "kacamata" , yg mngingatkan ku kepada dirimu.
Menemani Malam,Menunggu Pagi.
Bersama Malam Menyambut Pagi.
Hanya ada kesepian yg menemani malam ini.
Malam yg biasa, dingin dan kesepian.
meninggalkan malam sendirian, maaf! ku
tinggalkan kau sendiri menunggu pagi sendirian kedinginan.
tempat
tidur menggodaku untuk tidur.
*wassalam*




1 komentar:
wow panjangnya puisinya hhehe. tp rokok gk baik loh. xixixi komennya yaw
Posting Komentar